2017/07/03

Jumlah Density,Kepadatan Kata Kunci Yang Baik, Fokus Pada Lsi Saja

Tags
Jumlah Kepadatan Kata Kunci Yang Baik
Berbicara tentang seo memang semakin hari semakin membingungkan saja. terkadang seseorang salah belajar seo disebabkan mereka belajar dengan teori serta praktek seo yang lama dan melupakan sesuatu yang lebih penting bahwa algoritma google kian waktu kian diperbaharui hingga ketika mereka sedang belajar mengembangkan sebuah cara seo hasilnya menjadi buyar karena apa yang mereka pelajari tidak sesuai dengan aturan algoritma yang berlaku. misalnya, dulu backlink dikenal sebagai pondasi blog agar bisa mendapatkan posisi paling baik di google tapi untuk sekarang ini backlink sudah tidak dan bukan menjadi faktor penentu agar artikel Anda bisa mendapatkan posisi terbaik digoogle. melainkan isi dari apa yang Anda terbitkan. Karena google ini bekerja dengan mengincar 2 ketentuan paling pokok. 1. untuk kepentingan dan kenyamanan manusia dan 2.untuk memperkaya search engine mereka dengan beragam informasi yang handal. Maka dari itu kita selaku pemilik website harus terus terhubung dengan 2 ketentuan tersebut. oleh karena itu beberapa pakar seo dunia menyarankan untuk hanya fokus saja melibatkan emosi pembaca pada artikel yang Anda buat dan hindari perulangan kata kunci yang terlalu sering karena jika terlalu padat maka artikel yang Anda buat hanya membingungkan pembaca. jadi, sebaiknya density keyword di ukur agar bisa mendapatkan porsi yang ideal.

Kali ini saya mau berbagi dengan Anda bagaimana cara terbaik menentukan nilai kepadatan kata kunci yang ideal, mengingat bahwa ini memang agak susah dicernah karena sebagian website diluar sana saling berbagi tips yang beda-beda, namun percaya saja bahwa apa yang omblogging bagikan kali ini adalah cara yang paling baik.

Memahami Jumlah Kepadatan Kata Kunci Artikel


Sebuah artikel jika sanggup mengatasi kenyamanan pengguna tentunya artikel itu akan dianggap sebagai artikel yang berkualitas dan bermutu. Oleh karena itu beberapa pemilik website rela dan mati2an mencari cara menulis artikel menarik agar para pembaca bisa merasa puas dan dengan sedikit harapan agar artikel tersebut bisa juga disukai oleh mesin pencari. Nah, untuk saat ini memang kenyamanan pengguna yang perlu di prioritaskan namun search engine juga tidak boleh dilupakan sebab semenarik dan seberkualitas apapun artikel Anda tetaap saja yang mengantar para pengunjung menuju ke website Anda adalah robot mesin pencari, maka dari itu selain mengutamakan manusia kita juga harus memikirkan langkah-langkahh untuk membuat mesin pencari agar bisa lebih sering menemukan website kita. dari sinilah setiap pemilik website kiranya harus lebih teliti menggunakan kata kunci karena kata kunci lah yang membuat robot mesin pencari bisa menemukan website Anda.

Maka dari itu, upaya optimasi yang paling baik adalah menjaga hubungan antara pemilik website dengan mesin pencari. dan cara yang paling baik adalah dengan menyediakan kata kunci yang nilai relevansinya sangat terstruktur agar perayap mesin pencari menemukan artikel Anda karena sebuah referensi. Dari sinilah nilai menggunakan sebuah kata kunci harus sangat hati-hati karena salah sedikit saja maka artikel Anda hanya akan dianggap sebagai konten spam dan tidak akan pernah mendapatkan nilai yang baik bagi google.

Mengukur Density Keyword


Density adalah kepadatan dari intensitas sedangkan intensitas adalah : kemampuan, kekuatan. jika mampu untuk kuat maka akan semakin bagus namun jika terlalu kuat juga sangat tidak baik, itulah bahasa untuk " Density keyword ". Bahasa seo.

Jadi yang menjadi ukuran dari density keyword adalah seberapa sering, berapa banyak, berapa kali Anda menggunakan kata kunci dalam artikel Anda, nantinya mesin pencari akan mengenali apakah artikel itu memang mereferensikan atau artikel itu hanya mengejar peringkat jadi dari sini mesin pencari akan mengukur intensitasnya, kekuatan, atau sebut saja density keyword.

Walaupun tidak ada aturan lansung dari google yang menyebutkan seberapa banyak nilai persentase keyword yang harus digunakan namun secara manusia kita bisa mengukurnya secara manual. Hanya berpikir normal bahwa kita ini pembaca informasi bukan pembaca kata kunci, jadi dari situlah google mengembangkan algoritmanya lagi untuk lebih akurat bahwa apa yang dicari manusia adalah sebuah kebutuhan sehingga kita sebagai pemilik website harus paham dalam hal menggunakan kata kunci.

Lantas Berapakah Jumlah Persentase Keyword Density Yang Ideal?.

Perhitungan ini berasal dari beberapa pakar seo dunia yang mengatakan bahwa
jumlah persentase untk keyword density agar bisa ideal untuk sebuah artikel maka Anda disarankan untuk menggunakan hanya sebatas 2 sampai 5 % saja dan ini masih memiliki tahapan atau ukuran tertentu kapan dan seperti apa agar nilai density digunakan.

Jadi, perhitungan yang baik terurai sebagai berikut :

  1. Jika persaingan kata kunci dalam kadar menengah kebawah ( Low And Hight )  maka gunakan 2 sampai 2,5 % s aja. sedangkan....
  2. Kata kunci yang bersaing menengah keatas maka idealnya adalah menggunakan 3 sampai 5 % kata kunci.
Dan secara manual untuk mengetahui kapan dan seperti apa besarnya density yang Anda gunakan dapat dilihat dari berapa banyak, seberapa sering Anda mengulang kata kunci tersebut.

Anda mungkin bertanya,  berapa persen density keyword yang digunakan omblogging ketika membuat artikel dan mengejar kata kunci tertentu ?


Perlu Anda ketahui... kalau saya tidak pernah mengukur density keyword karena saya tidak percaya untuk nilai persentasenya berap yang harus digunakan. Saya hanya percaya bahwa arti density dimana Anda selalu mengulang kalimat yang sama namun untuk ukuran saya tidak pernah percaya itu.

Karena Kenapa ???  Karena Keyword Density Telah Diganti LSI

2 komentar

Wah bermanfaat sekali.. izin mau di praktekin

Kalau bicara tentang dunia SEO, website omblogging memang paling top

Silahkan berkomentar yang baik dan menarik sesuai dengan isi konten.
Komentar yang tidak diperbolehkan :

1. Berbau penghinaan SARA & PXXN
2. Komentar dengan Link hidup ( akan dianggap spam )
3. Komentar tidak nyambung dengan isi postingan

EmoticonEmoticon