2017/07/06

Cara Menggunakan Kata Kunci Lsi Agar Artikel Blog Mendapatkan Rangking Bagus Di Google

Tags
Latent Semantik Indexing,Singkatan dari LSI. Sebuah istilah yang paling mendapatkan perhatian penuh dari algoritma google selepas Google Panda.

Apabila Anda bisa memahami cara menggunakan lsi yang baik maka Anda akan mendapatkan keuntungan yang banyak.

Utamanya bagi website/Blog Anda.

Artikel Anda akan lebih sering muncul di google dan bisa bertahan lama. sayangnya kita sebagai pemilik website jarang untuk memperhatikan ini.

Dalam postingan kali ini saya akan terangkan cara menggunakan lsi dalam bahasa yang mudah untuk Anda pahami.

Dan saya akan tunjukkan bagaimana lsi keyword lebih lebih bagus dibandingkan keyword density.

Keyword density ??

Apa arti keyword density ?


Keyword Density adalah kepadatan kata kunci dalam satu artikel. dalam kata lain,berapa kali Anda menyebutkan kata kunci dalam sebuah artikel.

Teori SEO terdahulu mengatakan,

"Semakin sering sebuah kata kunci itu diulang, maka nantinya akan semakin tinggi dan cepat untuk konten website bisa berada di halaman pertama Google"

Jadi tekniknya adalah dengan meningkatkan keyword density, mengucapkan kalimat yang sama,dalam hal ini kata kunci dalam satu artikel atau kalimat yang Anda targetkan agar bisa menjadi kata kunci nantinya.

Tapi itu adalah cara seo yang lama. dimana semakin padat density keyword maka semakin kuat artikel Anda.

SEKARANG SUDAH TIDAK EFEKTIF LAGI !

Dulu cara kerja robot Google dalam merayapi sebuah halaman website/blog caranya dengan mentafsirkan kata kunci yang diucapkan secara berulang sebagai signal untuk dirayapi. semakin  sering sebuah kata kunci di ulang-ulang maka akan semakin kuat signalnya.

Tapi itu dulu, sekarang tidak lagi.sekarang, robot Google bekerja dengan menelusuri sebuah halaman dan memahami isi artikel yang dkunjungi, layaknya manusia.

Caranya, robot Google mulai lebih memperhatikan dan menggunakan Latent Semantic Indexing sebagai inti dari perayapan.

Apa arti latent semantik indexing ??

Apa arti latent semantik indexing ??
Coba perhatikan contoh perbandingan dibawah ini
Contoh 1- Android adalah operasi system,hp android ada banyak begitu pula pengguna ponsel android.sekarang android sangat banyak diminati

Contoh 2-Android adalah sistem operasi berbasis Linux yang dirancang untuk perangkat bergerak layar sentuh seperti telepon pintar dan komputer tablet
Contoh diatas sama-sama menggunakan kata kunci "Android"

Pada contoh pertama adalah cara dulu,dimana jika Anda menggunakan cara itu maka artikel Anda memiliki signal yang kuat sehingga mesin pencari google lebih mudah menemukan artikel blog Anda. 

Kenapa?

Karena keyword densitynya sangat kuat. walaupun secara manusia tidak masuk diakal.

Sekarang tidak lagi.

Memperbaiki teknologinya, semakin membuat canggih algoritmanya maka saat ini google lebih memperhatikan latent semantik indexing. 

Secara manusia itu memang harus agar manusia juga bisa mendapatkan informasi yang relevan. 

Jadi google akan memilih contoh kedua diatas karena memiliki kata-kata yang relevan.

Apa kata kunci lsi pada contoh kedua diatas ? 
  • Operasi system
  • Linux
  • Telepon pintar
  • Tablet
  • Layar sentuh
  • Perangkat bergerak
  • Komputer

 

Lantas Bagaimana Menggunakan Kata Kunci Lsi Dalam Artikel Blog ?


LSI keywords juga dikenali sebagai sinonim kata. Namun perspektif Google, sinonim di sini bukan dalam naksud perkataan yang sama arti.

Namun Sinonim dalam artian perkataan yang berkaitan dengan tema topik. Itu pemahaman tentang lsi keyword. Silahkan lengkapi wawasan Anda pada Pengertian Lsi keyword secara lengkap

Ketika Anda mau menggunakan LSI ini, tentukan tentukan terlebih dulu tema dari topik utama ( Judul ).
Kemudian kumpulkan berbagai kata (LSI keywords) yang berkaitan.

Masukkan LSI Keywords ke dalam artikel itu. Bisa baca panduan Cara Menyebar Keyword Dalam Artikel

Hindari perulangan kata kunci yang sama (keyword stuffing).Utamakan dan hanya Fokus untuk memberikan nilai baik kepada pembaca.

Apabila LSI keywords tidak dimasukkan secara natural, pembaca dapat kesan buruk, Anda pun mendapat kesan dari google bahwa artikel yang Anda buat hanya mengganggu pengalaman pengguna/pembaca (user experience) maka website Anda tidak akan dipentingkan.

Semakin sering Anda lakukan maka Anda semakin meningkatkan bounce rate.Bounce rate yang gemuk adalah hal buruk untuk kualitas seo.

Bagaimana Mendapatkan LSI Untuk Kata Kunci Tertentu ??


Caranya mudah saja.... Hanya mengumpulkan kata yang memiliki nilai relevansi dari kata kunci utama. Contohnya seperti ini;

Anggaplah Anda mau menggunakan judul "  Cara membuat blog agar bisa dapat uang " maka tugas Anda adalah menentukan Anda menargetkan suku kata sebagai dasar optimasi Anda.  Misalnya, cara-membuat-blog-agar-bisa-dapat-uang

Jadi setiap kata yang ada dikumpulkan pula kata yang berkaitan dari kata itu. Misalnya uang. uang ini apa? fungsinya apa? demikian juga untuk kata yang lainnya.

Namun ada kata yang tidak memiliki nilai semantik,tapi hanya menimbulkan kesamaan kata ( sinonim ) Misalnya membuat.

Saya yakin Anda akan pusing mencari semantik dari kata "membuat" dan memang sesuai pemikiran saya kata itu hanya menciptakan banyak sinonim yang membuat artikel Anda nantinya berdampak buruk ( stuffing keyword )

Jadi untuk menghindari itu gunakan 2 atau 3 suku kata lalu temukan semantiknya.

Bisa seperti; Cara Membuat Blog dan sekarang akan lebih mudah untuk mendapatkan Lsinya.

Kenapa bisa lebih mudah menemukan LSI nya ? karena Anda akan lebih fokus membahas bagaimana proses blog itu dibuat.

Ingat bahwa LSI itu adalah kata atau perkataan yang berkaitan dengan tema topik utama. karena cuma dengan cara itu artikel Anda bisa mendapatkan rangking bagus di google.

4 komentar

mau tanya om apakah lsi keyword boleh diulang seperti 2-3 kali saja ?

Pelajaran yang sangat membantu om, maaf ya om kadang saya bingung buat komentar yang tidak spam jadi ya sedapatnya, terimakasih salam.

Boleh2 saja. Makna kata kan tidak cuma 1 saja jadi untuk sebuah kata pasti memiliki beragam lsi.. :) Jadi bisa diulang2

Aduh oom... saya pusing nieh... waktu itu saya bikin artikel pakai bantuan SEMrush, dan dia dapat posisi 20 Google (kalau copas judulnya). Tapi, untuk artikel yang gak dibantu sama SEMrush sebagai panduannya, saya gak tahu deh berada diurutan ke berapa...

Kadang saya bete... Saya kan mau juga supaya artikel saya itu dibaca orang, di share, lalu manfaat. Tapi kalau tenggal gitu, jadi sedih. Sudah nulisnya capek, berjam-jam, pfffttt...

Silahkan berkomentar yang baik dan menarik sesuai dengan isi konten.
Komentar yang tidak diperbolehkan :

1. Berbau penghinaan SARA & PXXN
2. Komentar dengan Link hidup ( akan dianggap spam )
3. Komentar tidak nyambung dengan isi postingan

EmoticonEmoticon