6 Kesalahan yang Dapat Merusak Reputasi Brand Pada Media Sosial

Kesalahan yang Dapat Merusak Reputasi Brand Pada Media SosialUntuk pengguna individu, media sosial memang merupakan taman bermain. Tapi sosial media juga dapat merusak citra dan reputasi Anda. Ada resiko kecil jika anda menggunakan media sosial secara tidak bijaksana dengan memposting hal tidak bertanggung jawab.

Seperti menyinggung teman dekat atau bersikap kurang profesional ke para kerabat anda, tapi akhirnya anda bebas untuk mengirim apapun yang anda inginkan sebab akun tersebut milik anda.

Sedangkan untuk brand, media sosial adalah medan pertempuran yang dapat memecah belah sebuah komunikasi antara anda dan para kerabat anda.

Ketika anda memposting sesuatu kemedia sosial saat itupula anda dapat dinilai oleh banyak orang. Entah itu sebuah status yang sifatnya humor ataukah sebuah status yang citranya berbagi pengalaman pada banyak orang.

Namun Pada sosial media, Facebook misalnya, Reputasi brand anda bisa bisa rusak hanya karena sebuah susunan kata yang kemudian menjadi status pada profil Anda.

Kesalahan bisa terjadi kapan saja. Pada sosial media reputasi brand anda bisa rusak hanya karena salah mengideologikan sebuah argumen bahwa anda sudah benar.

Hal itulah yang sampai kini masih saja menjadi hal yang merusak reputasi seseorang karena menganggap bahwa sebuah status hanya candaan semata.

Strategi berikut dapat memberi anda banyak pengikut baru, atau membuat kesalahan dan membuat anda kehilangan banyak pengikut selamanya. Salah langkah sedikit maka reputasi anda akan rusak

Meskipun beberapa dari kesalahan-kesalahan ini mungkin tampak tidak berbahaya,Namun bebrapa Daftar berikut ini memiliki potensi untuk merusak reputasi brand anda.

1. Posting Secara Tidak Konsisten

Hal ini menjadi penyebab kehancuran brand anda dalam strategi pengembangan utamanya jika anda seorang pebisnis yang mengoptimalkan pemasaran di media sosial. Mungkin anda tidak memiliki waktu untuk mendedikasikan pemasaran media sosial dengan mengatur jadwal yang tepat.

Apapun alasannya postingan anda di sosial media yang tidak konsisten akan berpengaruh terhadap pengikut anda. Jika pengguna anda tidak mendapatkan apa yang mereka harapkan tentang update terbaru dari akun anda, mereka tidak akan bertahan lama untuk mengikuti anda.

2. Melakukan Penjualan Terus Menerus

Ya memang benar bahwa media sosial adalah alat yang dapat digunakan untuk mendapatkan lebih banyak penjualan, tetapi jangan kemudian anda hanya gunakan sebagai media penjualan semata orang-orang menggunakan media sosial karena alasan sosial.

Mereka ingin melihat dan berinterkasi dengan individu dan brand lain. Jadi anda jangan terus menerus mengkilankan produk anda, anda akan terlihat tidak tulus dan terkesan sebagai penipu yang hanya melibatkan media sosial sebagai kepentingan juala saja.

Hal ini tentu akan mengorbankan reputasi anda sepenuhnya. Sebagian besar strategi anda harus difokuspan pada pembangunan relatability sosial.

3. Mengandalakan Respon Formula

Anda mungkin pernah menemui ini sebelumnya. Setiap kali orang bertanya brand di media sosial, mereka merespon dengan pesan yang sama, kata demi kata, seperti “silahkan hubungi help desk kami untuk lebih banyak dukungan”.

Ini dapat menghemat sedikit waktu, tapi itu akan membuat reputasi anda menurun karena akan dianggap sebagai robot. Luangkan waktu anda untuk membalas pesan secara unik dan interaktif  bagi pengikut anda. Itu sangat baik.

4. Spamming Kepada Follower

Jangan mengirim pesan atau isi posting yang dianggap mengganggu pengikut tanda. Anda cukup melakukan spamming sekali, maka pengikut anda akan berhenti untuk mengikuti selamanya.

Contoh perilaku ini yaitu mengirimkan banyak pesan broadcast kepada follower dalam sehari, posting pesan yang sama secara berulang-ulang.

Jika anda khawatir tentang hal ini, coba berpikir tentang apa yang anda inginkan ketika berperan sebagai pengguna individu dari media sosial. Nilailah pesan yang anda kirim, apakah berguna untuk diri anda?

5. Membuat Lelucon yang Tidak Pantas

Humor tidak hanya diterima di media sosial, hal ini juga merupakan strategi yang sangat menguntungkan bagi pemain bisnis online. Humor menunjukkan kepribadian, dan membuat pengikut anda merasa lebih dekat dengan anda.

Namun , jika semua lelucon yang akan dibagikan kepada audiens sosial media anda, perlu pertimbangkan pantas atau tidaknya lelucon anda.

6. Mengikuti Tren yang Tidak Anda Mengerti

Ini mungkin tampak seperti ide yang baik untuk mengambil keuntungan dari hastag trending atau populer di media sosial untuk visibilitas ekstra, tapi anda perlu berhati-hati bagaimana cara anda melakukan ini. banyak pebisnis online yang menerapkan metode ini, namun mereka tidak paham dengan maksud hastag populer yang dia tiru, bisa saja yang terjadi malah hal yang tidak di inginkan muncul.

Kesimpulan :

Anda diwajibkan profesional dalam dunia maya serta bisnis anda, jangan sampai anda terlalu mengejar isu-isu sosial yang tidak ada hubungannya dengan bisnis anda. Hal ini bisa menurunkan reputasi bisnis anda.

You May Also Like

0 Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *