Cara Menggunakan Tag heading h2 h3 h4 Pada Postingan Blog

Kali ini omblogging akan sedikit berbagi mengenai penggunaan tag heading h2 h3 dan h4 dengan benar, mengingat diluar sana para pemburu adsense banyak di arahkan bahwa untuk diterimanya seseorang agar bisa kerja sama dengan google harus menggunakan Tag heading tersebut.

Sebenarnya itu ideologi salah menurut saya karena h2 h3 h4 Bukan faktor anda diterima google adsense melainkan seseorang diterima jika sudah sesuai kebijakan google.

Pada Tos persyaratan google adsense tidak pernah ada sedikitpun bahasa bahwa kita harus menggunakan tag heading tersebut, yang ada hanya bagaimana cara agar artikel kita bukan judul saja (artikel pendek) dan bagaimana supaya artikel kita bisa menavigasikan pengguna (konten tidak memadai).

Beberapa artikel dalam blog ini sudah pernah membahas masalah tersebut jadi kali ini kita bahas mengenai tag h2,h3,dan h4 saja.

Menggunakan tag heading ini sebenarnya lebih ke bahasa melengkapi kontent agar lebih seo friendly. Jadi jika anda membuat sebuah artikel dalam artikel anda ada gambar dan video namun belum menggunakan tag heading maka kontent anda jelas dikatakan kontent tidak lengkap.

Namun kita juga jangan salah. Penggunaan tag heading jika salah posisi dan porsi saat melakukan optimasi bukan akan membuat kontent kita menjadi baik justru akan didepak karena melakukan tindakan seo spamming. Jadi ingat untuk menggunakan tag heading harus hati-hati dan sesuai dengan Porsinya.

Mengingat dan menimbang bahwa beberapa yang tutorialkan cara menggunakan tag heading dengan baik belum dalam kadar lengkap dan sangat riskan maka pada kesempatan ini saya coba berbagi hal tersebut dan tentu dalam pola yang saya ketahui.

Sebaiknya anda baca dan selesaikan karena ini penting untuk pengembangan blog anda  Dan berikut wawasannya …

Berikut Susunan Tag heading Dalam Artikel

Pada strategi seo penggunaan kata kunci lebih dapat dimaksimalkan melalui tag heading. Namun hingga saat ini masih saja ada yang ngawur dengan mengatakan jangan sebar kata kunci pada tag heading.

Sebenarnya itu salah, penggunaan kata kunci dalam artikel akan lebih maksimal jika tag heading anda sisipkan minimal 2 short keyword yang mewakili judul utama. Namun ingat, jangan gunakan tag h2 sama dengan kalimat h1 yaitu judul utama dan lanjut dengan pembahasan selengkapnya sebagai berikut :

1 ) Penggunaan Tag Heading H2

Jika anda lihat diatas dengan kalimat ” Berikut Susunan Tag heading Dalam Artikel ” Itu adalah tag heading h2, digunakan saat setelah kalimat pengantar pada judul utama. Menggunakan tag h2 jangan pada posisi kalimat pengantar yang karakternya sedikit tapi gunakan kisaran 250 + Karakter.

TAG HEADING H2

Usahakan setelah anda melibatkan beberapa cuap cuap seperti yang saya lakukan diatas barulah kemudian anda menggunakan tag h2 tersebut. Lalu setelah itu buat lagi sedikit poin kalimat pengantar seperti yang saya lakukan diatas, artinya mewakili penjelasan pda tag h2 tersebut baru lanjut ke tahap h3 yaitu poin poin penjelasan .atau lebih jelasnya lihat gambar dibawah ini :

TAG HEADING H2

Jika artikel anda kisaran 800 karakter kebawah maka asumsi penggunaan tag h2 cukup 1 kali saja, jika lebih dari 1200 bisa menggunakan 2- 3 kali tergantung anda porsikan bahasa anda.

Nah, Karena terkadang sebuah judul utama menggunakan angka  ( h1 )  maka sebaiknya anda gunakan beberapa tag h3 untuk penjelasannya.  Tapi angka pada judul bukan penentu kita menggunakan tag h3 karena judul utama juga tidak selamanya menggunakan angka.

Contohnya pada artikel ini saya tidak menggunakan angka namun berisikan beberapa penjelasan sehingga saya juga menggunakan tag tersebut karena mau menjelskan pointnya.

2 ) Poin Penjelasan Gunakan Tag h3

Nah pada poin poin penjelasan saatnya anda gunakan tag heading h3. Jika poin yang anda mau jelaskan ada 5 macam maka gunakan tag h3 sebanyak 5 kali. Jika 10 macam maka gunakan 10 kali .

Apakah pada tag h3 bisa disisipkan kata kunci ??

Karena Tag H3 juga adalah sebuah judul walaupun isitilahnya anak judul maka menerapkan kata kunci pada tag h3 juga sangat direkomendasikan. Namun harus maksimal dan jangan mengulang kata kunci pada tag heading ini. Akan berdampak spam dan jangan harap bisa berada pada posisi lebih baik.

TAG HEADING H3

Coba lebih kreatif sedikit. Misalnya saja artikel anda membahas mengenai buah jeruk maka poin h3 coba jelaskan rasanya. Asam, manis, pahit. Pada poin itu ada 3 kali dimana anda bisa menggunakan tag h3 dan tidak ada kata kunci yang sama karena anda mengikutkan pokoknya yaitu rasa dari buah jeruk.

3 ) Penggunaan Tag H4

Ini adalah tag heading terkhir ketika anda membuat sebuah artikel . anda bisa gunakan juga bisa tidak. Saya pribadi jarang menggunakan tag ini karena pada widget related post saya sudah diset otomatis menggunakan tag h4.

Namun bukan berarti tag ini tidak untuk diapakai. Juga akan lebih baik lagi ketika anda menggunakannya. Lalu dimana penempatan tag h4 ini ?

Gunakan saat anda membuat sebuah kesimpulan dari artikel anda. Kata kesimpulan bisa anda sisipi tag h4 agar artikel anda lebih lengkap dan para pembaca akan sangat dengan mudah mengerti bahwa mereka sudah pada tahap ending bacaan.

Nah demikian penjelasan mengenai Cara Menggunakan Tag heading h2 h3 h4 Pada Postingan Blog. Jika anda mencari informasi mengenai ini karena anda kejebak dengan ideologi bahwa mesti menggunakan tag heading baru anda bisa di approve google adsense ? sebaiknya cermati.

Mungkin maksud pembuat artikel itu bahwa anda harus membuat artikel dimana anda bisa menavigasikan pengguna. Bukan harus menggunakan tag heading.

TAG H4

Jika anda mencari cara paling tepat untuk bisa di approve google adsense maka pelajari 3 tautan dibawah ini.

Penuhi Persyaratan Ini Sebelum Mendaftar Google Adsense
Faktor dasar anda ditolak Google Adsense yang penting diketahui
Penjelasan situs belum memenuhi kebijakan google – omblogging.com

Kesimpulan

Apakah semua artikel harus menggnakan tag heading ?? dengan simple saya katakan tidak selamanya. Tergantung isi artikel anda dan bagaimana anda bisa menyelesaikan pembahasan anda.

Namun, sangat disarankan pada anda agar menggunakan tag heading ini karena kualitas sebuah SEO pada artikel dilihat dari taktik On-page nya dan onpage dilandasi dari strategi penggunaan tag heading.

Demikian….

You May Also Like

18 Comments

  1. Nah, ini juga kurang paham terkait cara menerapkan h h h h ini, padahal banyak yang menjelaskan itu penting. Ntah gara gara ini blog ku tidak memadai, ntah masalah lainnya.

  2. Thanks artikelnya sangat membantu. Kebetulan saya sedang mencari info tentang penggunaan tag heading karena saya masih bingung. Selama ini saya belum pernah menggunakan H2 pada posting blog, karena H2(heading) menurut saya hanya untuk judul artikel sehingga untuk subjudul saya selalu menggunakan h3(subheading) dan H4(minor heading)

  3. Makasih mas.

    Selama ini saya kira formatnya seperti ini

    H1 (JUDUL UTAMA)

    isi

    H2 ( SUB JUDUL )

    isi

    H3 ( SUBNYA SUB JUDUL)

    isi

    H1 (SUB JUDUL KE 2 )

    isi

    H2 (SUBNYA SUB JUDUL KE 2)

    So, saya perlu revisi lagi nih hehe

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *